“Peserta bisa berlatih berdialog secara logis dan matematis lalu menyatukan rasa demi mencapai tujuan bersama,” terangnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto menambahkan, turnamen Math City Map 2025 ini merupakan kompetisi ke-4 yang telah diadakan. Pada tahun ini kompetisi ini diikuti 500 peserta dari 62 SMP Negeri/Swasta dan 82 SD Negeri/Swasta di Kota Semarang.
“Teknis lombanya mereka berpetualang lalu kita beri soal dan tantangan di setiap titik-titik, lalu mereka menyelesaikannya,” jelas Bambang.
Kegiatan ini, lanjut Bambang, bertujuan melatih literasi dan numerasi. Mereka berlatih menjawab soal, menyelesaikan masalah, dan memaknai kerja sama tim.
“Persoalan dan permasalahan yang diberikan itu cenderung matematika. Karena tujuan utamanya melatih numerasi,” ucapnya.
Kegiatan ini juga didukung oleh Dinas Arsip & Perpustakaan (Arpus) Kota Semarang dengan menghadirkan perpustakaan keliling di lokasi acara.


















