Bajaj Jadi Salah Satu Transpotasi Umum Inklusif di Semarang

Disabilitas gunakan bajaj. (matasemarang.com/Lia Dina)
Disabilitas gunakan bajaj. (matasemarang.com/Lia Dina)

Posisi duduk yang nyaman serta ruang kabin yang cukup membuat anak-anak merasa lebih tenang selama perjalanan.

“Ini jadi bukti bahwa bajaj bukan hanya aman untuk orang dewasa, tetapi juga sangat ramah untuk anak-anak,” jelasnya.

Lebih dari sekadar aman, menurutnya, bajaj juga mampu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan. Bentuknya yang unik dan berbeda dari kendaraan lain justru menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Jelang Iduladha, Hewan Kurban di Semarang Bebas PMK

Dalam kegiatan ini, bajaj tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi media edukasi, hiburan, dan sarana membangun kepercayaan diri anak-anak untuk beraktivitas di ruang publik.

Fleksibilitas ukuran Bajaj yang mampu menjangkau area sempit dan permukiman padat semakin memperkuat perannya sebagai solusi transportasi yang adaptif di perkotaan.

“Kegiatan ini juga jadi bukti kalau bajaj ini adalah kendaraan yang multifungsi. Selian untuk dijadikan transportasi harian, bajaj juga cocok untuk kegiatan sosial, edukasi, wisata, hingga mendukung mobilitas komunitas inklusif,” terangnya.

BACA JUGA  Kumpulan Ucapan Selamat Iduladha 1446 H untuk Keluarga, Rekan Kerja, dan Cocok Jadi Status di Media Sosial

Melalui kegiatan Bajaj Ramah Anak Disabilitas ini, Siva berharap masyarakat semakin memahami bahwa bajaj adalah moda transportasi yang aman, ramah anak, menyenangkan, dan dapat digunakan oleh siapa saja tanpa terkecuali.

Inisiatif ini juga menjadi langkah nyata dalam mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif serta transportasi publik yang lebih humanis di kota Semarang.

Pos terkait