MATASEMARANG.COM – Kehadiran bajaj di Kota Semarang rupanya menjadi salah satu pilihan moda transportasi publik.
Selain jadi transportasi alternatif, bajaj juag telah bertransformasi menjadi kendaraan yang aman, ramah anak dan inklusif termasuk bagi penyandang disabilitas.
Hal ini dibuktikan melalui kegiatan “Event Bajaj Ramah untuk Anak Disabilitas” di Rumah Difabel Inklusi Semarang.
City Manager Semarang Siva Gesita mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan bisa menjadi ruang interaksi yang hangat antara anak-anak difabel dengan bajaj sebagai sarana transportasi yang bersahabat.
Suasana ceria terlihat ketika anak-anak menikmati perjalanan singkat menggunakan bajaj, dan menunjukkan rasa antusias selama kegiatan berlangsung.
“Anak-anak diajak mengenal bajaj lebih dekat, merasakan langsung pengalaman naik bajaj, serta mengikuti aktivitas kebersamaan yang dirancang aman dan menyenangkan,” kata Siva, Senin 19 Januari 2026.
Ia mengatakan untuk bajaj yang digunakan dalam kegiatan ini telah dibekali teknologi mesin modern yang lebih halus, minim getaran, dan tidak bising.
Tingkat kebisingan yang rendah ini menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak, khususnya anak penyandang disabilitas yang sensitif terhadap suara dan guncangan.
Selain itu, emisi gas buang yang lebih bersih menjadikan bajaj ramah lingkungan serta aman digunakan di area permukiman dan fasilitas sosial.
Dari sisi keamanan, lanjut Siva, desain bajaj yang stabil dan tertutup memberikan perlindungan ekstra bagi penumpang anak-anak.


















