MATASEMARANG.COM – Kebanyakan anak muda saat ini tidak hanya mengaitkan kenyamanan hidup dengan pendapatan tinggi dan kepemilikan aset. Ada perubahan mencolok ukuran kenyamanan Generasi Baby Boomers dan Gen X dengan anak muda sekarang.
Guru besar antropologi Universitas Indonesia Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto mengamati adanya perubahan ukuran kenyamanan di kalangan kaum muda sekarang, khususnya yang tinggal di wilayah perkotaan.
Menurut dia, sekarang waktu luang dikaitkan dengan kesehatan mental, yang dijadikan sebagai salah satu indikator kenyamanan hidup.
“Waktu luang yang dikaitkan dengan kesehatan mental itu menjadi indikator utama perubahan hidup nyaman,” kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia 2021–2025 itu.
Ia mengemukakan bahwa generasi muda sekarang cenderung memilih menghindari hidup penuh tekanan demi mencapai target finansial.
“Jadi bukan hidup yang selalu penuh target, dikejar-kejar, capek-capek tertentu, duitnya banyak tapi enggak nyaman,” ujarnya.
Prof. Semiarto menilai pola konsumsi generasi muda urban sekarang juga berubah menjadi lebih selektif, lebih mempertimbangkan fungsi, makna, dan pengalaman.
“Tidak perlu yang paling mahal atau jumlahnya banyak. Yang penting cukup, bermakna, ada fungsi dan estetikanya,” kata dia.
Menurut dia, perubahan itu antara lain terlihat dalam kebiasaan konsumsi sehari-hari kaum muda di kota besar seperti Jakarta yang memiliki pilihan fasilitas dan layanan lebih beragam.
“Sekarang pengalaman menjadi penting. Minum kopi bukan sekadar minum kopi, tapi pengalaman menikmati ruang dan suasananya,” katanya dikutip Antara.


















