Biksu Thudong Dapat Sambutan Damai di Kota Semarang

MATASEMARANG.COM – Rombongan Biksu Thudong lintas negara yang sedang melakukan perjalanan spiritual Walk for Peace emndapat smabungan hangat ketika masuk di wilayah Kota Semarang.

Hal ini menjadi pemandangan yang sejuk dan sarat akan nilai toleransi ketika para Biksu Thudong disambut di Pelataran Masjid Al Falah Genuk.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng yang memimpin penyambutan tersebut mengatakan bahwa masjid sengaja dipilih dalam penyambutan karena menajdi simbol kuat bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sekat, melainkan jembatan keharmonisan yang kokoh di Ibu Kota Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Mudik Lebaran, Ini Doa Agar Selamat dan Mudah dalam Perjalanan

“Saya ingin bertemu langsung dengan panjenengan semua untuk menyerap energi kedamaian yang dibawa dalam perjalanan ini. Kehadiran rombongan ini membawa kekuatan dan semangat tersendiri bagi gerakan Semarang Damai yang terus kita gaungkan,” kata Agustina.

Agustina menegaskan bahwa misi perdamaian dunia yang dibawa para biksu sangat selaras dengan jati diri warga Kota Semarang. Toleransi di kota ini bukan sekadar slogan, melainkan napas kehidupan sehari-hari yang tercermin dari filosofi lokal Warak Ngendog.

BACA JUGA  Bolehkah Perempuan Menyembelih Hewan untuk Dikonsumsi? Simak Penjelasannya

Warak Ngendog mengajarkan bahwa persatuan dari berbagai etnis dan agama di kota Semarang harus membuahkan hasil nyata berupa kedamaian kota.

Tradisi besar seperti Dugderan hingga pawai Ogoh-ogoh selalu didukung penuh atau disengkuyung oleh seluruh umat beragama tanpa terkecuali.

Tingginya kesadaran toleransi di kota Semarang tidak lepas dari peran aktif Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang bergerak inklusif hingga ke tingkat kecamatan.

Pos terkait