Dari total enam nomor pada kategori perorangan (individual), Universitas Sebelas Maret (UNS) mendominasi dengan meraih tiga gelar juara. Perguruan tinggi asal Surakarta itu memboyong tiga gelar melalui Adna Farrell Nugroho/Muhamad Khalil Munawar Abullah pada nomor ganda putra, Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat di nomor ganda putri, dan Adna Farrell Nugroho/Lintang Ari Rahmawati dari nomor ganda campuran.
Sementara itu wakil Semarang, Universitas Negeri Semarang (Unnes) meraih gelar juara untuk nomor pertandingan 3 vs 3 melalui tiga pemainnya Muhammad Rafael Ramadhani/Ryan Adi Wicaksono/Ayu Dian Pertiwi.
Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) mendapatkan medali emas di nomor tunggal putra yang disumbangkan atletnya Akmal Zaidan Pamuji. Sementara di nomor tunggal putri, giliran Universitas Islam Indonesia (UII) yang meraih juara melalui Alfira Deanika.
Pada laga final, Alfira yang menjadi unggulan pertama sukses mengalahkan unggulan kedua dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selvyra Khalifah, dengan skor 15-10, 15-13.
Alfira mengaku sangat bersyukur dapat meraih hasil terbaik di nomor tunggal putri. Mahasiswi asli Yogyakarta itu merasa bangga tampil dan meraih juara dengan membawa nama kampus untuk pertama kalinya.
“Alhamdulillah saya bisa memberi hasil yang terbaik. Jauh-jauh ke sini, dan ini baru pertama kali juga saya mewakili kampus, diberi kepercayaan untuk bermain di Campus League Badminton Regional Semarang 2026,” ujar Alvira.
Rangkaian pertandingan kategori beregu menghadirkan dinamika dengan penerapan sistem skor baru BWF yang menggunakan format best of three sets dengan sistem relay point dan target 55 poin kumulatif.

















