Damkar Kota Semarang Beberkan Tagihan Air Rp10 Juta Lebih Per Bulan

Tagihan air di dinas damkar Kota semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
Tagihan air di dinas damkar Kota semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

Ia menerangkan pipa air yang mengairi tandon dan pipa untuk kebutuhan air untuk kamar mandi dan mushala memang berada pada satu meteran sehingga tagihan tersebutlah yang dibayarkan oleh pihak Damkar.

“Kan satu meteran jadi air yang untuk tandon pengisian air untuk kendaraan Damkar dan operasional kantor seperti untuk kamar mandi dan mushala itu ya jadi satu. Kan tidak mungkin kalau tagihan air kamar mandi sampai segitu banyak,” ungkapnya.

Dibiayai CSR

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Bulan Dana 2025, PMI Semarang Targetkan Rp2 Miliar

Sebelumnya diberitakan pernyataan dari PDAM Tirta Moedal Kota Semarang jika air yang digunakan Damkar untuk keutuhan pemadaman tidak berbayar dan menggunakan anggaran corporate social responsibility (CSR) PDAM.

Pelaksana Tugas Direktur Teknik PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Hariyadi menyebut air yang diambil oleh armada Damkar di terminal air milik PDAM maupun tangki air yang dikirim saat kebakaran tidak dipungut biaya.

Pembiayaan air yang digunakan oleh Damkar diambil dari anggaran CSR PDAM Tirta Moedal Kota Semarang.

BACA JUGA  Tlogosari dan Sekitarnya Harap Bersiap Terdampak Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini

“Itu sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan anggaran tersebut dari CSR PDAM, jadi tidak ada biaya pengambilan air tersebut, karena ini sifatnya sosial untuk kepentingan masyarakat. Kalau katanya Damkar bayar air, apakah itu sambungan baru atau air yang digunakan dikantor? Itu harus jelas dulu,” tegasnya.

Atas pernyataan tersebut, Ade membenarkan jika pengambilan air di terminal air PDAM memang tidak dipungut biaya.

“Mungkin yang dimaksud CSR ini yang kami ambil di kantor (terminal) PDAM. Beberapa kali memang armada kami kalau pulang dari pemadaman lewat PDAM, ya kami ambil di situ. Mungkin itu yang dimaksud menggunakan CSR,” tutur Ade.

Pos terkait