MATASEMARANG.COM – Proses pemilihan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memasuki babak penting.
Pada Kamis 8 Januari 2026, empat bakal calon rektor menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh (Medical Check Up/MCU) di Paviliun Geriatri RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto.
Keempat kandidat yang telah lolos seleksi administrasi Adalah Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng., Dr. Adi Indrayanto, S.E., M.Sc., dan Dr. Khavid Faozi, S.P., M.P.
Direktur RSUD Margono, dr. Heri Dwi Purnomo, Sp.An-TI, menyambut langsung kedatangan para kandidat sekaligus membuka prosesi pemeriksaan.
Ia menegaskan bahwa tes kesehatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan syarat mutlak untuk memastikan calon pemimpin kampus memiliki ketahanan fisik dan mental yang optimal.
Pemeriksaan dipimpin oleh Dr. Gede Perdana, Sp.PD., Subs. R(K), M.Biomed., bersama tim dokter yang melakukan serangkaian prosedur medis komprehensif, meliputi:
- Laboratorium: cek darah lengkap, fungsi ginjal, fungsi hati, serta tes bebas narkotika.
- Radiologi: foto Roentgen Thorax untuk memantau kondisi paru-paru dan jantung.
- Elektrokardiogram (EKG): rekam jantung.
- Psikologi: uji kesehatan rohani dan stabilitas emosional.
- Pemeriksaan fisik: oleh dokter spesialis penyakit dalam.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Prof. Dr. Dwi Nugroho Wibowo, M.S., menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ini adalah tahapan wajib sebelum penetapan dan pengumuman bakal calon rektor pada 15 Januari 2026.
“Tes kesehatan ini menjadi gerbang penting. Kepemimpinan universitas bukan hanya soal visi akademik, tetapi juga kesiapan jasmani dan rohani,” ujarnya.
Dengan selesainya tahapan ini, publik menantikan siapa saja yang akan resmi ditetapkan sebagai calon rektor dan melanjutkan kompetisi menuju kursi tertinggi di Unsoed.


















