- Disperkim akan olah endapan limbah tinja jadi pupuk organik untuk taman kota
- Ini merupakan langkah optimalisasi penanganan limbah domestik di tengah keterbatasan sarana dan anggaran
MATASEMARANG.COM – Di tengah keterbatasan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Tambakrejo yang sudah usang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang melakukan terobosan dengan mengolah endapan limbah tinja menjadi pupuk organik.
Kepala Disperkim Kota Semarang Murni Ediati mengungkapkan lantaran fungsi pengolahan tiga kolam di IPAL Tambakrejo saat ini terbatas, pihaknya fokus melakukan rehabilitasi skala kecil pada penampungan.
Endapan limbah yang tertampung dikeringkan secara berkala untuk diproses menjadi pupuk tanaman.
“Hasil dari penampungan itu kita keringkan dan olah kembali menjadi pupuk organik. Malah hasil pupuknya jauh lebih subur untuk tanaman-tanaman di taman kota,” kata Pipie, sapaan akrabnya.
Langkah ini diambil tidak hanya sebagai bentuk optimalisasi penanganan limbah domestik di tengah keterbatasan sarana, tetapi juga menjadi strategi efisiensi anggaran daerah dalam penyediaan pupuk perawatan ruang terbuka hijau (RTH) di seluruh Kota Semarang.
Guna menjaga kelangsungan fungsi penampungan hingga infrastruktur pengganti berdiri, Disperkim menempuh langkah jangka pendek berupa perbaikan tangki, peninggian akses masuk, serta rehabilitasi dinding tanggul agar limbah tidak meluber ke area sekitar.


















