- Tantri akhirnya harus turun dari panggung untuk menyelamatkan diri dan menggunakan oksigen portabel. Melihat situasi di bawah panggung yang mulai tidak kondusif, penyelenggara akhirnya menghentikan konser
MATASEMARANG.COM – Konser band Kotak yang seharusnya menghibur malah berujung kepedihan. Para personel Kotak terpaksa turun panggung akibat gas yang membikin sesak napas. Nasib serupa juga dialami sejumlah penonton.
Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua membeberkan kronologi insiden sebaran gas misterius berbahaya yang membuat konser grup musik Kotak dihentikan lebih awal di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat pada Minggu (13/9) malam.
Insiden tersebut membuat vokalis Kotak, Tantri Syalindri dan para pengunjung mengalami sesak napas.
Kepala UPK Kota Tua, Denny Aputra, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat band Kotak membawakan lagu “Pelan-Pelan Saja” yang merupakan salah satu lagu andalan mereka.
“Ketika itu sudah tercium bau udara tidak enak, namun tetap performance. Namun di tengah-tengah lagu, terasa (gas) sangat pedas di mata. Beliau, Tantri Kotak, merasa tidak enak dan sesak napas,” jelas Denny di Jakarta, Senin.
Bahkan, Tantri akhirnya harus turun dari panggung untuk menyelamatkan diri dan menggunakan oksigen portabel. Melihat situasi di bawah panggung yang mulai tidak kondusif, pihak penyelenggara akhirnya memutuskan untuk menghentikan konser tersebut.
“Diputuskan konser selesai di lagu kesepuluh. Tim Kotak ke belakang untuk recovery, teman-teman langsung mensterilkan area,” lanjut Denny.
Denny pun menduga ada unsur kesengajaan dari oknum tertentu yang menyebarkan zat kimia atau bahan menyerupai gas air mata ke udara untuk memicu kepanikan di tengah kerumunan penonton.


















