H-7 Lebaran, Mobil Masuk Gerbang Tol Kalikangkung Naik 8 Persen

Gerbang Tol Kalikangkung. (matasemarang.com/Lia dina)
Gerbang Tol Kalikangkung. (matasemarang.com/Lia dina)

MATASEMARANG.COM – Tujuh hari jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Gerbang Tol (GT) Kalikangkung tercatat mengalami peningkatan volume lalu lintas kendaraan yang melintas.

Berdasarkan data operasional PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), jumlah kendaraan yang menuju Kota Semarang melalui GT Kalikangkung tercatat sebanyak 34.496 kendaraan, atau meningkat 8,29 persen dibandingkan volume lalu lintas normal sebesar 31.856 kendaraan.

Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Kota Semarang tercatat sebanyak 29.366 kendaraan, atau naik 1,94 Persen dibandingkan kondisi normal sebesar 28.808 kendaraan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Perpanjang SKCK di Semarang 2026: Syarat, Biaya, dan Prosedur Terbaru

Peningkatan volume lalu lintas ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan ruas jalan tol sebagai jalur utama perjalanan, khususnya di jaringan Tol Trans Jawa yang menghubungkan wilayah barat dan timur Pulau Jawa.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang Nasrullah, mengatakan jika pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi lalu lintas di sekitar GT Kalikangkung guna memastikan kelancaran perjalanan pengguna jalan.

“GT Kalikangkung merupakan salah satu gerbang strategis di jalur Tol Trans Jawa yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai wilayah. Dengan adanya peningkatan volume lalu lintas ini, kami memastikan seluruh layanan operasional tetap berjalan optimal, baik dari sisi kesiapan gardu transaksi, petugas layanan, maupun pengaturan lalu lintas di sekitar gerbang tol,” kata Nasrullah, Sabtu, 14 Maret 2026.

BACA JUGA  200 Boneka Teddy Bear Hiasi Pohon Natal di Hotel Ciputra Semarang

JSB, lanjut Nasrullah, juga melakukan penguatan pemantauan lalu lintas melalui pusat kendali lalu lintas serta menyiagakan petugas operasional selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, khususnya pada jam-jam puncak perjalanan.

Pos terkait