Selain itu, Kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan juga mengalami tekanan inflasi akibat kenaikan harga perangkat elektronik.
“Inflasi pada komoditas telepon seluler dan laptop terjadi seiring dengan kenaikan harga komponen elektronik global seperti chipset dan memory,” tambah M. Noor Nugroho.
Perbandingan tahunan dan spasial secara tahunan, inflasi Jawa Tengah tercatat sebesar 2,11 persen (yoy).
Angka ini masih lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 2,42 persen (yoy), sekaligus menjadi yang terendah di antara provinsi lain di Pulau Jawa.
Berdasarkan wilayah, Kabupaten Wonogiri mencatatkan deflasi bulanan terdalam sebesar 0,25 persen (mtm).
Sebaliknya, Kota Semarang dan Kudus justru mengalami inflasi tipis masing-masing sebesar 0,17 persen (mtm) dan 0,02 persen (mtm). ***


















