Di sektor tunggal putri, Thalita kembali harus mengakui keunggulan Liu Si Ya dengan skor 23-27. Harapan Indonesia sempat muncul ketika Zaki Ubaidillah menyamakan kedudukan 29-29 melalui smes keras menyilang, tetapi lawan kembali unggul 36-32.
Partai terakhir menjadi penentu. Ganda putra Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono tampil gigih menghadapi Chen Jun Ting/Liu Jun Rong, bahkan hampir memaksa rubber set. Namun, perjuangan mereka harus terhenti di angka 44-45, membuat Indonesia kalah 0-2 secara keseluruhan.
Dengan hasil ini, Indonesia gagal mempertahankan gelar yang diraih pada edisi 2024. Sementara China kembali menegaskan dominasi mereka di level junior dengan tampil konsisten di semua sektor.
Hasil Akhir Final Piala Suhandinata 2025:
Set 1
- WD: Riska Anggraini/Rinjani Kwinnara Nastine vs Cao Zi Han/Chen Fan Shu Tian 8-9
- XD: Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine vs Chen Jun Ting/Cao Zi Han 15-18
- WS: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Liu Si Ya 20-27
- MS: Moh Zaki Ubaidillah vs Liu Yang Ming Yu 27-36
- MD: Raihan Daffa Edsel Pramono/Alexius Ongkytama Subagio vs Chen Jun Ting/Liu Jun Rong 30-45
Set 2
- WD: Riska Anggraini/Rinjani Kwinnara Nastine vs Cao Zi Han/Chen Fan Shu Tian 9-5
- XD: Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine vs Chen Jun Ting/Cao Zi Han 14-18
- WS: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Liu Si Ya 23-27
- MS: Moh Zaki Ubaidillah vs Liu Yang Ming Yu 32-36
- MD: Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono vs Chen Jun Ting/Liu Jun Rong 44-45


















