Iran Tak Akan Buka Selat Hormuz sebelum AS Hentikan Operasi Militer

  • Iran menegaskan sikapnya tidak akan membuka Selat Hormuz di tengah isu menipisnya stok amunisi AS, yang memengaruhi daya tangkal dan serang AS ke Iran

MATASEMARANG.COM – Iran tidak akan membuka Selat Hormuz sampai Amerika Serikat memenuhi sejumlah syarat, termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran, kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran Mohammad Bagher Zolghadr, Ahad.

“Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai AS memperbaiki sikapnya dan berhenti mengancam Republik Islam,” katanya seperti dikutip Press TV.

BACA JUGA  Iran Sepakat Akhiri Perang, Selat Hormuz Segera Dibuka

Syarat-syarat yang disampaikan oleh pejabat senior Iran itu juga mencakup penghentian operasi militer terhadap Iran dan sekutunya, pencabutan sanksi serta blokade laut, penarikan pasukan AS dari wilayah di sekitar Iran, dan pembayaran kompensasi.

Bacaan Lainnya

Syarat yang disampaikan Iran itu berlangsung di tengah menipisnya stok amunisi AS seperti dilaporkan media. Menipisnya stok amunisi itu melemahkan daya tangkal dan serang AS ke negeri para mullah itu.

BACA JUGA  Trump Mendaku Iran Telah Menyerah

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan bahwa dia telah membatalkan serangan terhadap Iran mengingat adanya kesepakatan damai yang sedang dirintis, yang mencakup pembukaan Selat Hormuz dan kesepakatan mengenai program nuklir.

Kementerian Luar Negeri Iran pada Rabu (5/8) menyatakan Iran dan Oman telah menyepakati rincian geografis rute pelayaran kapal yang melintasi Selat Hormuz. [Ant/Sputnik/RIA Novosti]

Pos terkait