MATASEMARANG.COM – Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengajak seluruh perguruan silat di Jawa Tengah untuk bersama-sama menjaga ketentraman wilayah dan mengisi peringatan 1 Muharam (1 Suro).
Kapolda meminta para perguruan silat mengisi malam 1 suro dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat seperti bakti sosial dan kegiatan lainnya yang dapat dirasakan manfaatnya.
“Mari kita tunjukkan bahwa warga perguruan silat adalah sosok yang peduli. Dengan demikian Jawa Tengah bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia dalam mengisi 1 Suro dengan kebaikan,” ajaknya, Rabu 11 Juni 2025.
Kapolda mengungkap bahwa dirinya juga pernah menekuni beladiri pencak silat semasa remaja hingga pendidikan di Akpol.
Dengan demikian dirinya paham bahwa ilmu beladiri silat bukan sekadar bela diri, melainkan juga mengandung nilai filosofi mengenai persaudaraan, pengendalian diri, namun juga mengajarkan adab dan akhlak mulia.
“Silat mengajarkan kita untuk menjaga kehormatan, bersabar, dan mengutamakan adab. Beladiri silat juga memberikan banyak prestasi yang menjadi kebanggaan bagi seluruh bangsa Indonesia,” tegasnya.
Diketahui, peringatan 1 Muharam jatuh pada tanggal 27 Juni 2025 mendatang.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jateng, Hari Nuryanto, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan perguruan silat untuk mendukung program ini.
Dirinya bersama segenap ketua dan pengurus pengurus perguruan silat di Jawa Tengah menyatakan siap mendukung Polda Jateng untuk menciptakan kondusifitas wilayah.





















