- Pemerintah Prancis buka peluang sektor pariwisata dan perhotelan lewat lomba memasak menu fushion
MATASEMARANG.COM – Seni kuliner menjadi jembatan diplomasi yang makin mempererat hubungan antarmasyarakat (people-to-people exchange) antara Prancis dan Indonesia.
Melalui gelaran “Pekan Gastronomi Prancis-Indonesia”, Kedutaan Besar Prancis bersama Alliance Française menyelenggarakan kompetisi memasak bertajuk Saveurs Croisées bagi generasi muda di Kota Semarang.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone mengungkapkan bahwa rangkaian acara Rendez-vous à Jakarta ini digelar di 40 kota, 10 pulau, serta melibatkan lebih dari 200 restoran di Indonesia.
“Prancis dan Indonesia memiliki nilai-nilai yang sama. Kita sama-sama pecinta kuliner, suka memasak, dan senang berkumpul bersama keluarga sambil makan. Gastronomi adalah cara yang sangat mudah untuk mendorong pertukaran budaya. Kompetisi memasak di Semarang ini merupakan salah satu contoh inisiatif konkret yang kami dorong untuk membuka peluang karier internasional bagi siswa di sektor perhotelan dan pariwisata,” Kata Fabien usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang di Pasren Garden Resto, Kamis 8 Oktober 2026.
Senada dengan hal tersebut, Juri Lomba Masak Regan Arrozaq Hamdani menjelaskan bahwa kompetisi bertema Deux Cultures Mille Saveurs (Dua Kultur Beribu Rasa) ini diikuti oleh 12 peserta finalis yang terbagi dalam 6 tim dari jenjang SMP, SMA/SMK, hingga perguruan tinggi.
Ajang ini menantang kreativitas peserta dalam memadukan teknik memasak khas Prancis dengan bumbu Nusantara serta pengolahan bahan pangan lokal.

















