Kota Semarang Sukses Turunkan Inflasi Harga Beras

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng

BUMP yang dibentuk Pemkot Semarang tersebut tidak hanya berperan menstabilkan harga pangan agar tetap terjangkau, tetapi juga secara signifikan mendongkrak kesejahteraan petani melalui pemotongan alur distribusi yang panjang.

Prestasi BUMP Lumpang Semar Sejahtera bahkan telah meraih pengakuan di tingkat nasional. BUMP Lumpang Semar sukses menyabet gelar BUMP Terbaik dalam ajang Bank Indonesia Award 2024.

“Lumpang Semar adalah badan usaha milik kami. Yang kemudian diberikan pembiayaan modal oleh badan usaha kita. Untuk bisa tanam sehingga tidak perlu pergi ke tengkulak,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Ini Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir Festival Wayang Semesta

Sebagai langkah nyata menjaga stabilitas harga komoditas pokok di tengah masyarakat, Pemkot Semarang baru saja memperkenalkan program Kempling Semar (Ketahanan Pangan Keliling Semarang).

Inisiatif ini mengerahkan delapan unit mobil keliling yang akan beroperasi setiap hari hingga akhir tahun 2025.

Armada ini akan menyasar empat titik RW setiap hari, dengan tujuan merespon dinamika harga secara tanggap dan efisien.

Kempling Semar akan bekerja berdasarkan data dan pengawasan lapangan yang ketat.

Tim akan segera mendistribusikan bahan pokok ke lokasi-lokasi yang teridentifikasi mengalami lonjakan harga signifikan. Kehadiran mobil Kempling Semar juga berfungsi sebagai operasi pasar harian.

BACA JUGA  28 Negara Bakal Meriahkan SNC 2026

Tujuannya adalah menciptakan persaingan harga yang sehat di tengah masyarakat, memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan mudah dijangkau.

Melalui berbagai inovasi ini, Pemerintah Kota Semarang menunjukkan komitmen penuhnya.

Pos terkait