Lagi, Kawasan Wisata Guci Diterjang Banjir Bandang

MATASEMARANG.COM – Kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, yang berada di ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl) dilanda banjir bandang, yang mengakibatkan sarana dan prasarana rusak, Sabtu, 24 Januari 2026.

Beberapa fasilitas objek wisata yang rusak dan tertutup material adalah Pancoran 13, Pancoran 5, Pemandian Air Panas. Tiga jembatan juga hilang diterjang air bah, yaitu dua jembatan yang berada di kawasan objek wisata serta jembatan penghubung Siramp dan Bumijawa.

BACA JUGA  Respon Cepat PSC 119 Demak Tangani Darurat Non-kecelakaan

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal M Afifudin menyatakan
saat ini debit air sungai Gung yang berada di kawasan objek wisata Guci masih terpantau normal meski curah hujan masih mengguyur di wilayah kawasan tersebut.

Bacaan Lainnya

Akibat tumpukan material berupa pasir dan batu, objek Pancuran 13, Pancuran 5, dan pemandian air panas ditutup total untuk masyarakat.

BACA JUGA  Jenazah Paku Buwono XIII Hari Ini Diberangkatkan ke Imogiri Bantul

Sebagai upaya penanganan darurat, pemkab akan mendesain kawasan objek wisata Guci agar lebih aman pascabencana.

“Kami mengupayakan melakukan desain kawasan itu lebih aman pasca-bencana. Jembatan akan dibangun lagi setelah puncak hujan selesai atau sekitar pertengahan Februari 2026,” katanya.

Menurut dia, Bupati Tegal  Ischak Maulana Rohman mengarahkan kepada Camat Bojong dan Bumijawa agar masyarakat bisa menggunakan jalan lain karena jembatan masih ditutup.

“Kemudian, 11 lokasi longsor yang terjadi di Sirampg dan Bumijawa hingga menuju wilayah Kabupaten Brebes sudah bisa dilalui kendaraan, karena sisa material yang menumpuk di jalan sekitar pukul 13.30 WIB sudah dibersihkan oleh BPBD, Polri, dan relawan,” katanya.

Pos terkait