“Penyelenggaraan Salat Idul adha di Lawang Sewu juga menjadi wujud nyata bahwa KAI Wisata sebagai pengelola selalu berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat. Lawang Sewu adalah milik masyarakat, dan kami ingin memastikan bahwa kawasan ini terus bermanfaat dan bernilai dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk aspek spiritual,” tuturnya.
Ke depannya, manajemen Lawang Sewu akan selalu terbuka untuk menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang memperkuat hubungan antara kawasan heritage dengan masyarakat luas.
“Kami berharap salat Iduladha di Lawang Sewu dapat menjadi tradisi yang terus berlanjut dan dirindukan masyarakat setiap tahunnya. Lawang Sewu akan selalu menjadi ruang yang hidup, ruang yang terus memberi makna bagi siapa saja yang datang, baik untuk mengenang sejarah maupun untuk beribadah dan bersilaturahmi,” pungkasnya.

















