Ketua LPPM Unsoed Elly Tugiyanti menegaskan bahwa KKN adalah program strategis untuk menjembatani hasil pendidikan dan penelitian agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia berpesan agar mahasiswa mampu mengidentifikasi permasalahan desa secara partisipatif, merancang program pemberdayaan kontekstual, serta mendukung pencapaian SDGs di tingkat desa.
Rektor Unsoed melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Kuat Puji Prayitno menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen transformasi sosial.
“Konsep kampus berdampak menegaskan bahwa universitas harus memiliki pengaruh nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tegasnya.
Pelepasan ditandai secara simbolis dengan pemakaian atribut KKN oleh pimpinan universitas kepada perwakilan dosen pembimbing dan mahasiswa.
Melalui program ini, Unsoed menegaskan komitmennya mencetak lulusan berdaya saing, berjiwa sosial, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


















