Pemkot Semarang Dorong Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Lewat Aktivitas Warga Pintar

Launching antologi cerita pendek Dinas Arpus Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
Launching antologi cerita pendek Dinas Arpus Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Indeks Literasi Masyarakat (ILM) di Kota Semarang masuk dalam lima besar se-Jawa Tengah, sedangkan Tingkat Gemar Membaca (TGM) di Kota Semarang masuk urutan ke-19 di tingkat nasional.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arsip) Kota Semarang Bambang Suranggono disela-sela acara Aktivitas Warga Pintar (AWP) Launching Buku Antologi Cerita Pendek Tentang Kampungku dan Kota Semarang di Hall Balai Kota Semarang pada Rabu, 12 November 2025.

Bambang mengakui untuk Tingkat Gemar Membaca di Semarang memang cukup bagus, begitu pula dengan Indeks Literasi Masyarakat (ILM)-nya. Namun demikian, sesuai arahan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, pihaknya terus menggenjot ILM maupun TGM dengan berbagai upaya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Bupati Cilacap Ditangkap KPK, "Hattrick" bagi Jateng

Salah satu yang dilakukan adalah dengan menggelar pelatihan menulis cerita pendek yang kemudian dari ribuan cerita pendek yang masuk dipilih yang terbaik dan dijadikan satu buku kumpulan cerita pendek atau antologi.

“Ini dalam rangka peringatan Hari Literasi tanggal 12 November dan Bu Wali meminta tahun ini harus beda dan harus bisa menyentuh langsung kepada kepentingan dan kebutuhan warga Kota Semarang. Maka kita adakan lomba menulis cerita pendek yang kemudian dibukukan menjadi Antologi ini,” ungkap Bambang.

BACA JUGA  Masuk Musim Hujan, DPU Akui Sejumlah Pompa Masih Dalam Perbaikan

Bambang menyampaikan, Wali Kota Agustina ingin agar literasi tidak hanya sekedar membaca atau menulis, tetapi harus bisa membangun masyarakat yang berliterasi. Artinya, masyarakat Kota Semarang memiliki pengetahuan dan pemahaman untuk melakukan sesuatu dengan benar.

Pos terkait