Pemprov Jateng Siapkan 1.000 Kreator Konten untuk Kembangkan Desa Wisata

ilustrasi kreator konten (pixabay/ xusenru)
ilustrasi kreator konten (pixabay/ xusenru)

MATASEMARANG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan pariwisata berbasis desa dan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak utama pembangunan daerah tahun 2027.

Targetnya, pengembangan 1.000 desa wisata yang terintegrasi dengan pemberdayaan 1.000 konten kreator lokal.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jateng di Gedung Gradika Bhakti Praja, Semarang, Selasa 28 April 2026.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Jateng Bersiap Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Provinsi Ramah Wisata Halal

“Kita menargetkan pembentukan 1.000 desa wisata yang terintegrasi. Untuk mendukung itu, kita siapkan 1.000 konten kreator guna memperkuat promosi destinasi,” ujarnya.

Pembangunan Jateng pada 2027 difokuskan pada pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan konektivitas antarwilayah dan promosi digital masif.

Selain digitalisasi, konsep pariwisata juga diarahkan agar lebih inklusif dan ramah muslim, dengan memastikan fasilitas wisata nyaman bagi perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas.

Program ini disinergikan dengan penguatan ekonomi syariah melalui inisiatif Kecamatan Berdaya.

BACA JUGA  Noe Letto Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

Langkah inovatif ini mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menilai Jateng memiliki kapasitas fiskal kuat, menduduki peringkat ke-6 nasional.

“Jateng keluar dari pola pikir lama dengan mengungkit ekonomi lewat sektor kreatif,” katanya.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menambahkan, pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dipadukan dengan pariwisata akan menjadikan Jateng sebagai pusat reindustrialisasi dan pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

Pos terkait