MATASEMARANG.COM – Basarnas melalui Unit Siaga SAR Rembang bersama tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian terhadap dua nelayan yang dilaporkan hilang setelah perahu mereka terbalik di Perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu 21 Januari 2026 sekitar pukul 14.30 WIB. Berdasarkan keterangan warga setempat, kedua korban berangkat melaut sejak pukul 09.00 WIB menuju perairan sekitar 3 mil ke arah timur.
Saat berada di lokasi, perahu diduga dihantam gelombang tinggi hingga terbalik dan membuat keduanya tenggelam.
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono menyampaikan bahwa laporan baru diterima pada Kamis pagi.
“Kami langsung mengerahkan satu tim dari Unit Siaga SAR Rembang dengan peralatan SAR air lengkap,” ujarnya.
Tim SAR berangkat pukul 08.35 WIB menuju lokasi dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta warga sekitar sebelum melakukan pencarian.
Hingga Kamis sore, pencarian masih berlangsung dengan kondisi cuaca berawan dan gelombang laut yang cukup menantang.
“Tim SAR gabungan terus berupaya semaksimal mungkin dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh personel,” tambah Budiono.
Operasi pencarian ini melibatkan Basarnas, aparat kepolisian, TNI, serta masyarakat pesisir Banyutowo.
Gelombang tinggi menjadi tantangan utama, namun tim SAR berkomitmen untuk terus melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan.


















