Lingkup pekerjaan meliputi pembongkaran aspal lama di perlintasan, perataan, pemadatan dan penghalusan jalur rel, serta peninggian jalur hulu–hilir sekitar 30 cm secara bertahap dari kondisi sebelumnya.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat konstruksi jalan rel dan meningkatkan daya tahan terhadap potensi genangan air di kawasan Kaligawe.
Franoto menegaskan upaya ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan perjalanan kereta api.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung. Namun, perbaikan ini sangat penting untuk mendukung kelancaran perjalanan kereta api dan keselamatan bersama,” pungkasnya.


















