MATASEMARANG.COM – PT PLN (Persero) UP3 Semarang meminta masyarakat untuk waspada dan memperhatikan aspek keselamatan ketenagalistrikan saat memasang berbagai dekorasi khas agustusan dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
Masyarakat diwajibkan untuk selalu menjaga jarak aman minimal 3 meter dari infrastruktur jaringan listrik tegangan menengah berkapasitas 20 kV milik PLN ketika mendirikan umbul-umbul, bendera Merah Putih, gapura, maupun lampu hias perayaan.
Melalui akun Instagram resminya, pihak PLN Semarang menekankan bahwa kelalaian dalam memperhatikan tata letak ornamen perayaan dapat memicu fatalitas yang membahayakan lingkungan sekitar.
Empat Poin Krusial Keselamatan dari PLN
Guna mengantisipasi terjadinya gangguan pasokan listrik maupun kecelakaan kerja di lingkungan pemukiman, PLN Semarang merilis empat poin panduan keselamatan yang wajib dipatuhi oleh warga:
- Jarak Aman Maksimal: Dilarang keras menempatkan atau mengikatkan umbul-umbul serta bendera terlalu dekat dengan kabel eksternal jaringan listrik PLN.
- Hindari Material Logam: Jangan menggunakan tiang berbahan dasar logam atau besi yang bersifat konduktor (menghantarkan listrik) jika lokasi pemasangan berada di sekitar jalur kabel udara.
- Waspadai Benda Panjang: Hindari aktivitas yang berpotensi menyentuhkan atau mengarahkan benda-benda panjang seperti bambu, pipa besi, tiang antena, atau sejenisnya ke arah bentangan kabel listrik.
- Koordinasi Petugas: Apabila area pemasangan gapura atau panggung perayaan dinilai sangat mepet dengan instalasi PLN, perwakilan warga diminta segera menghubungi petugas PLN setempat untuk mendapatkan asistensi dan arahan pengamanan terlebih dahulu.
Ancaman Cedera Serius dan Kebakaran
Langkah edukasi proaktif ini sengaja digencarkan mengingat tingginya aktivitas masyarakat di ruang publik menjelang bulan Agustus.
Pihak PLN mengingatkan bahwa kelalaian kecil yang memicu persentuhan benda asing dengan kabel tegangan menengah tidak hanya berpotensi merusak jaringan distribusi, tetapi juga dapat menyebabkan cedera biologis serius, memicu korsleting kebakaran, hingga mengancam keselamatan jiwa.
Warga Kota Semarang yang membutuhkan bantuan atau penanganan darurat terkait jaringan kabel di wilayah RT/RW masing-masing dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi call center resmi PLN guna mendapatkan respons cepat dari unit pelayanan terdekat.

















