Prabowo: Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Bukan untuk Lucuti Senjata Hamas

​Terkait batasan tersebut, Prabowo memastikan Indonesia mengambil posisi tegas untuk tidak melakukan konfrontasi bersenjata.

“Kita tegas, kita tidak mau terlibat dalam aksi militer terhadap Hamas,” ucapnya.

​Namun, Presiden mengungkapkan bahwa rencana pengiriman pasukan saat ini sedang ditangguhkan atau dalam status on hold. Keputusan ini diambil menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Dasco "Beri Angin" Mahfud Md. Masuk Komisi Reformasi Polri

​Penangguhan dilakukan setelah pemerintah melakukan serangkaian konsultasi dengan berbagai pihak terkait situasi geopolitik yang belum kondusif. “Setelah terjadi perang begini, kita konsultasi, tapi de facto-nya adalah everything on hold. Ya, saya sudah umumkan,” tutur Presiden.

​Sedianya, Indonesia berencana mengirim hingga 8.000 personel TNI untuk misi stabilisasi kemanusiaan dan bergabung dengan International Stabilization Force (ISF). Meski persiapan internal TNI telah berjalan, pemberangkatan tetap menunggu mandat resmi PBB dan situasi keamanan yang memungkinkan. [Ant]

Pos terkait