“Sejauh ini kondisi pasien terus membaik. Begitu pasien berhasil melewati fase kritis dan dapat dilepas dari ventilator, kami merasa sangat lega. Ini menjadi milestone penting bagi pengembangan layanan gagal jantung di Indonesia,” ujar Birry.
Founder dan Chairman Borderless Healthcare Group sekaligus pendiri HeartSpan.ai Wei Siang Yu mengatakan kolaborasi dengan RSCM tidak hanya menghadirkan perangkat medis, tetapi juga mencakup pelatihan dokter, transfer pengetahuan, serta pengembangan sistem layanan berbasis kecerdasan buatan (AI). [Ant]
















