Selain diagnostik, kata dia, klinik memori juga menawarkan manajemen seperti cognitive training.
Ia mengatakan klinik paternitas dikembangkan sebagai bagian dari layanan genetika forensik untuk kepentingan hukum.
“Klinik ini melayani konsultasi dan pemeriksaan DNA untuk menentukan hubungan genetik, seperti antara ayah dan anak,” katanya seperti dilansir Antara.
Proses pemeriksaan DNA membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu untuk mengetahui hasilnya, dengan estimasi biaya sekitar Rp12 juta.
Direktur Utama RSND Semarang dr. Agus Setiyo Hadipurwanto, M.Kes mengatakan pembukaan ketiga klinik tersebut upaya RSND untuk menjadi RS pendidikan yang unggul, mandiri, dan pusat rujukan nasional.
“Dengan adanya layanan baru ini, RSND diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan, pendidikan, dan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.


















