Sebagian Korban Dugaan Keracunan MBG di SMKN 6 Semarang Boleh Pulang

MATASEMARANG.COM – Dinas Kesehatan Kota Semarang memastikan penanganan medis terhadap siswa dan guru SMK Negeri 6 Semarang yang mengalami gejala keracunan MBG berjalan baik. Para korban terus menunjukkan perkembangan positif. 

Berdasarkan hasil pemantauan hingga Sabtu, 1 Agustus 2026, mayoritas pasien dinyatakan pulih dan tidak ditemukan penambahan kasus baru.

Kepala Dinkes Kota Semarang M. Abdul Hakam menyebut seluruh pasien di Puskesmas Halmahera sudah diperbolehkan pulang usai menjalani perawatan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pengalihan Arus Lalu Lintas Jalan Arteri Yos Sudarso Semarang Akibat Pemancangan Tol Semarak 1A

“Siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Halmahera seluruhnya sudah membaik dan dipulangkan. Pasien yang masih berada di RSUD KRMT Wongsonegoro, RS Bhakti Wira Tamtama, serta Puskesmas Bangetayu juga terus mengalami perbaikan kondisi secara signifikan,” kata Hakam saat dikonfirmasi, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Hakam menjelaskan bahwa laporan surveilans aktif maupun pasif di lapangan mencatat situasi sudah terkendali tanpa ada laporan gejala baru dari pihak sekolah. 

Dari sisi pembiayaan, pelayanan kesehatan bagi seluruh korban yang dirujuk ke puskesmas maupun rumah sakit ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

BACA JUGA  RW 3 Panggung Lor Sambut Gembira Dana Operasional Rp25 Juta per RT, Ringankan Beban Warga

“Seluruh proses perawatan medis para siswa dan guru berjalan optimal dengan skema penjaminan JKN. Kami memastikan hak pelayanan kesehatan masyarakat terpenuhi sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.

Meskipun kondisi di lapangan melandai, Dinkes Kota Semarang tetap melakukan pengawasan. Tim Gerak Cepat (TGC) tetap disiagakan untuk memantau perkembangan kesehatan para siswa hingga seluruh pasien rawat inap dinyatakan sembuh total dan dapat beraktivitas kembali.

Pos terkait