Menurutnya, ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sekolah, keluarga, yayasan, dan siswa mampu menghasilkan capaian yang luar biasa.
“Kita harus bersyukur. Prestasi ini bukan lagi tingkat kecamatan, kabupaten, atau provinsi, tetapi sudah tingkat nasional,” kata Darodji.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah ini mengatakan keberhasilan yang diraih Arkananta juga menjadi pengingat akan pentingnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak.
“Sekolah dan guru tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan keluarga di rumah. Anak itu tidak bisa bergerak sendiri. Jadi sekolah dan keluarga ini harus berjalan beriringan,” pungkasnya.


















