Zulkifli Hasan Buka Suara Soal Aksi Panggul Beras yang Tuai Hujatan

Zulhas
Zulkifli Hasan. Foto: Ist

Bahkan Zulhas mengaku akibat video aksi memanggul beras tersebut, dirinya justru menjadi candaan warga yang ditemuinya ketika sedang berolahraga di wilayah Jakarta.

“Saya lagi jalan kemarin olahraga di Jalan Sudirman. Ada yang lirik-lirik tapi enggak ngomong gitu ya. “Wah Pak Zul.” Ada yang gitu. Ada ibu-ibu dua. “Pak Zul, berasnya mana? Enggak gotong beras?” katanya. Ini saya bilang “Saya lagi olahraga karena kecapean gotong beras”, ketawa semua,” ujar Zulhas lagi.

Ia mengaku kebiasaan berbagi telah diajarkan sejak kecil oleh orang tuanya almarhumah sang ibu serta nilai keislaman yang menekankan pentingnya memberi dalam kondisi senang maupun susah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Tebuireng Desak Pemerintah Atasi Kerusakan Lingkungan

Menurut Zulhas ajaran itu terus ia praktikkan hingga kini dengan menjadikan memberi sebagai kebiasaan harian tanpa menghitung jumlah, karena baginya keikhlasan jauh lebih penting dari penilaian publik.

“Jadi saya diperintah ibu saya almarhumah. Tiap hari harus memberikan bantuan. Karena dalam Islam itu ayatnya jelas. Orang baik itu, kata guru ngaji saya, Al Quran, itu orang yang berguna dan memberi dia senang ataupun susah,” ujarnya pula.

Ia mengaku pernah dihujat karena kebiasaan berbagi, namun memilih memaafkan semua kritik karena keyakinannya bahwa membantu sesama adalah bentuk ibadah dan tanggung jawab moral sebagai manusia.

BACA JUGA  Tiga Calon Sekda, Sosok dari Luar Pemkot Semarang Jadi Sorotan

“Saya mulai enam tahun, tujuh tahun sudah biasa berbagi gitu. Setiap ke daerah tanya teman-teman saya, saya memang bagi beras. Biasa saya gotong beras, tuh biasa, bisa 5 kilogram. Saya biasa tuh, saya bagi gitu. Biasa,” katanya.

Pos terkait