“Dia masih muda. Aku tanya, dia langsung nangis. Nih, kamu ambil uang enggak? ‘Iya, Pak khilaf’. Bagaimana khilaf? Bolak-balik ambil uang. Petani itu sudah sulit hidupnya, jangan dibikin berat,” kata Amran, menyampaikan percakapannya dengan oknum Kementan tersebut.
Kendati demikian, Mentan tidak menyebutkan secara rinci identitas staf tersebut karena seluruh proses selanjutnya akan ditangani penyidik, sedangkan pihak luar yang terlibat tetap dikejar aparat hingga tuntas.
Amran mengatakan berkomitmen bahwa kementeriannya akan membersihkan praktik kecurangan, memastikan bantuan tepat sasaran, serta melindungi petani sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional. ***


















