Masa Latsarmil Calon Manajer Koperasi Merah Putih Diperpendek

MATASEMARANG.COM – Kementerian Pertahanan (Kemhan) memutuskan untuk memperpendek waktu pelatihan kedisiplinan dan kepemimpinan bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), menjadi dua pekan saja.

Semula, latihan dasar militer (latsarmil) yang diarahkan untuk komponen cadangan (komcad) itu berdurasi lebih lama. Namun, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan mengatakan konsep pelatihan itu diganti menjadi Pelatihan Bela Negara dan durasinya pun dipangkas.

“Tempat pembelajaran, tempat pendidikan tetap di 67 satdik (satuan pendidikan TNI) tersebut cuma waktunya saja yang berubah. Nah, itu adalah terkait dengan kami telah merevisi program tersebut,” kata Donny usai rapat dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Soal Larangan Polisi Duduki Jabatan Sipil, Kompolnas: Polri Harus Patuhi Putusan MK

Setelah pelatihan Bela Negara selesai, menurut dia, peserta pun akan fokus pendidikan manajerial selama satu bulan. Nantinya, peserta akan dididik oleh Kementerian Koperasi dan juga Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sesuai dengan program koperasi desa maupun koperasi nelayan.

“Dari Kementerian Koperasi sudah menyiapkan modul-modulnya demikian juga yang dari KKP juga sudah menyiapkan modul-modul pembelajaran,” kata Donny.

Dia menyampaikan bahwa hal itu merupakan hasil dari evaluasi yang dilakukan Kemhan terhadap program latsarmil karena ada lima peserta SPPI yang meninggal dunia.

BACA JUGA  Ini Logo HUT Ke-80 RI dan Link untuk Mengunduhnya

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan program Koperasi Merah Putih itu memiliki niatan yang akan memiliki dampak yang besar terhadap pertumbuhan mikro dan makro ekonomi nasional.

Pos terkait