Kisah Dokter Forensik Polri Difilmkan, “Autopsy: Dead Body Can Talk”

Dalam film ini, pengalaman empiris kedokteran forensik dipadukan dengan intuisi dan fenomena supranatural yang menjadi bagian perjalanan panjangnya.

“Pertama kali diberitahu Mbak Rina, saya kaget dan enggak percaya. Saya sering dipanggil podcast, tapi tidak pernah terpikirkan untuk difilmkan,” katanya.

Tidak hanya menceritakan penangan kasus-kasus yang heboh di kalangan masyarakat Indonesia, “Autopsy: Dead Body Can Talk” juga menceritakan latar belakang akhirnya dia memilih jalur tersebut untuk karir di masa depannya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Ahmad Dhani Gratiskan Kafe dan Resto Putar Lagu Dewa 19

Sementara itu, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., yang turut terlibat dalam proses produksi, menjelaskan, pendekatan unik film ini sebagai horor forensik yang berakar dari kisah nyata.

“Film horor itu banyak, tapi kalau yang based on true event, itu lebih menggugah masyarakat,” ungkapnya.

Pembuatan film ini dilakukan dengan cara yang profesional. Pembahasan teknis dalam penggarapan adegan-adegan forensik, mulai dari cara memotong tubuh hingga detail darah dalam berbagai kondisi.

“Kami ada training singkat tentang forensik. Ibu menyediakan konsultan yang membantu tim prostetik agar darahnya, cara memotongnya, semuanya akurat. Supranatural yang muncul bukan dibuat-buat. Itu based on her story, ” katanya.

BACA JUGA  Jadi Pengisi Suara di Film "Warkop DKI Kartun", Mo Sidik: Ini Kehormatan

Film ini diperankan oleh deretan aktor ternama, di antaranya Masayu Anastasia sebagai Dr. Sumy Hastry, Samuel Rizal, Ge Pamungkas, Rifnu Wakana, Ryuka Bunga serta sejumlah aktor pendukung lainnya. (Ant)

Pos terkait