Akibat pembatalan ini, sebagian besar calon penumpang rute Semarang-Jakarta beralih menggunakan moda transportasi darat. Pihak pengelola bandara berharap kondisi erupsi dan sebaran abu vulkanik dapat segera membaik agar aktivitas penerbangan kembali normal.
“Harapan kami kondisi erupsi dan sebaran abu vulkanik ini segera reda sehingga aktivitas penerbangan kembali normal lagi,” harapnya.


















