Ia menilai perguruan tinggi punya tanggung jawab membangun jembatan kolaborasi dengan pelaku usaha, sebab pembangunan daerah tidak bisa berjalan tanpa sinergi empat pilar; akademisi, dunia usaha, pemerintah, dan media.
Supari menambahkan, posisi Bank Jateng sebagai bank pembangunan daerah bersifat strategis karena roda bisnisnya melekat erat dengan denyut kebutuhan pembangunan di Jawa Tengah.
Atas dasar itu, ia menilai inovasi dan kontribusi yang selama ini digulirkan layak diapresiasi sekaligus dijadikan rujukan bagi institusi lain.

















