Dia menyebutkan ekspor kelautan dan perikanan Jateng 2024: 83,15 juta ton dengan nilai sebesar Rp5,76 triliun.
“Edukasi dan sosialisasi gerakan makan ikan harus terus dilakukan. Selain menjaga stabilitas inflasi, juga penting untuk menurunkan angka stunting,” terang Rahmat.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jateng, Endi Faiz Effendi, menjelaskan bahwa CJFM telah digelar untuk keempat kalinya. Tahun ini, CJFM menghadirkan:
- Bazar UMKM
- Dongeng anak
- Kampanye cinta rupiah
- Festival makanan laut
- Lomba memasak untuk siswa SMA dan SMK se-Jateng
Tingkat konsumsi ikan di Jawa Tengah juga menunjukkan tren positif. Pada 2024, konsumsi ikan mencapai 40,14 kilogram per kapita per tahun, naik 7,84 persen dibanding 2023 yang sebesar 37,22 kilogram.

















