MATASEMARANG.COM – Masyarakat di wilayah pesisir Pantai Utara Jawa diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang dipicu kenaikan muka air laut pada periode tertentu.
Kondisi ini umumnya terjadi saat fase bulan purnama maupun awal bulan ketika pasang laut lebih tinggi dari biasanya.
Ketua Tim Manajerial Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, Giyarto, menjelaskan fenomena tersebut dipengaruhi gaya tarik bulan.
“Selain potensi rob, masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi angin yang bergerak menuju daratan. Angin darat bersamaan dengan pasang laut dapat meningkatkan tinggi muka air dan memperluas genangan di kawasan pesisir,” terangnya, Senin 6 Juli 2026.
Untuk mendukung kesiapsiagaan, BMKG mengoptimalkan layanan peringatan dini melalui aplikasi Info BMKG, media massa, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan daerah.
“Dengan akses informasi yang semakin cepat dan mudah, masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif guna meminimalkan dampak rob maupun cuaca ekstrem lainnya,” pungkasnya.


















