MATASEMARANG.COM – Para pengelola Unit Donor Darah (UDD) PMI wilayah Jateng-DIY diminta memperkuat implementasi Sistem Informasi Donor Darah (Simdodar).
Sistem ini memudahkan proses donor mulai dari registrasi, riwayat donasi, pengingat jadwal, hingga pencarian lokasi donor terdekat.
Hal itu ditegaskan Kepala UDD Pusat PMI Ni Ken Ritchie saat membuka Rapat Kerja Teknis UDD PMI Regional 3 Jateng-DIY di Hotel Wahid Bandungan, Senin 7 Juli 2026.
Menurutnya, prioritas utama adalah pelayanan cepat, aman, dan berbasis data.
“Sehingga kepercayaan masyarakat untuk mendonorkan darah ke PMI tetap terjaga,” ujarnya.
Ni Ken menambahkan, penguatan jejaring antar UDD kabupaten/kota dan antarprovinsi penting untuk meningkatkan mutu pelayanan. Apalagi seluruh UDD di Jawa Tengah telah terakreditasi dan memenuhi standar nasional.
“Sehingga darah yang dikelola aman untuk dimanfaatkan pasien yang membutuhkan transfusi,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Dwi Saiful Noor Hidayat mengatakan penyediaan darah yang aman dan berkualitas menjadi tugas bersama dalam mendukung sistem kesehatan yang responsif.
Sementara itu, Ketua UDD PMI Kabupaten Semarang dr Diyah Fitriyani menyampaikan pihaknya telah memenuhi persyaratan akreditasi dan menggunakan Simdodar.
“Sehingga pelayanan lebih efektif,” tuturnya.
Dengan penguatan digitalisasi layanan donor darah, PMI berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan sekaligus meningkatkan partisipasi donor darah di wilayah Jateng-DIY.


















