Selain itu, layanan Dispendukcapil biasanya banyak digunakan bagi orang tua siswa yang data kependudukannya belum sinkron atau ada perubahan.
“Jika ada masalah dengan kependudukan maka bisa ditanyakan ke Dispendukcapil. Kalau ada masalah yang afirmasi warga miskin maka ada dari Dinsos. Jika ada masalah dengan ABK (anak berkebutuhan khusus) di sini ada RDRM,” terangnya.
Selain pos-pos tersebut, Disdik juga menyiapkan jalur khusus bagi lulusan SMP yang akan mendaftar ke SMA/SMK yang belum mendapatkan legalisir pada sertifikat kejuaraan.
“SMP tanggal 22 Juni mulai pendaftaran tapi justru yang ramai anak-anak lulusan SMP yang mau mendaftar ke SMA/SMK harus melampirkan data kejuaraan atau prestasi yang di legalisir sertifikatnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ali menyebut untuk daya tampung atau kuota jenjang TL sebanyak 1.200 siswa, jenjang SD sebanyak 1880 siswa dan jenjang SMP sebanyak 3850 siswa untuk sekolah swasta gratis.
Sementara sekolah negeri untuk TK adalah 489 siswa, SD sebanyak 14520 siswa dan SMP 11582 siswa.
“Total daya tampung kita untuk TK 1687, SD dari 16.417 siswa,” sebutnya.


















