Erry menilai sebagian besar pengemudi masih belajar secara autodidak, dari kernet hingga naik bertahap memperoleh SIM. Dia menegaskan bahwa truk merupakan aset dengan nilai investasi besar sehingga tidak layak dioperasikan oleh pengemudi yang tidak kompeten.
“Tentu ke depan perlu ada peningkatan signifikan,” tandasnya.


















