Gandeng Unnes, Business Case Competition Jadi Cara Pegadaian Ciptakan Solusi Keuangan Berbasis Digital 

Kadek Eva berharap dengan keberhasilan program BCC ini maka akan bisa menaikkan level baik dari sisi finansial dan kompetisi dari peserta itu sendiri.

“Jika sudah bisa menyejajarkan level setara nasional tentunya menjadi daya tarik di universitas tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Kanwil XI Semarang M Aries Aviani Nugroho yang diwakili Kepala Departement Bisnis Support PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Tyas Ari Hidayat menambahkan nantinya BCC ini akan diadakan di empat kampus lain yang sudah memiliki The Gade Creative Lounge (TGLC) selain Unnes yakni Undip, UNS, UGM dan Unsoed.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Unnes Buka Ruang untuk Polisi yang Ingin Lanjut S2 dan S3

“Memang kick off yang pertama kali kita buat di Unnes, tapi nanti setelah Unnes akan menuju ke empat kampus lain yang memiliki TGCL,” imbuh Tyas.

Tyas menjelaskan pendaftaran TGCL akan dibuka pada 18 Mei. Peserta yang mendaftar bisa mengajukan proposal terkait dengan inovasi pengelolaan keuangan berbasis digital yang bisa dikembangkan untuk masyarakat.

Kemudian, setelah pengumpulan proposal maka akan ada workshop, di mana para peserta ini bisa mencari data dan informasi tentang Pegadaian. 

BACA JUGA  Jadi PTN Akademik Favorit ke-5 se-Indonesia, 41 Ribu Calon Mahasiswa Pilih Unnes dalam SNBP

“Jadi lingkupnya kita batasi tidak meluas seluruh bisnis tapi bagaimana Pegadaian di mata mahasiswa. Jadi solusi apa atau ide apa dari mahasiswa yang mungkin bisa jadi program kerja kami,” terangnya.

Tyas mengatakan target peserta di Unnes adalah 150 tim, di mana satu tim terdiri dari tiga orang mahasiswa. Nantinya dari lima universitas yang memiliki TGCL terbaut akan diambil pemenang yang akan mendapatkan hadiah utama berupa beasiswa dari Pegadaian.

Pos terkait