Tak hanya bergantung pada pasokan pusat, KKMP Sampangan juga tetap diberikan ruang untuk mengembangkan unit usaha mandiri dengan mengandalkan potensi produk lokal di wilayah setempat.
Sementara itu, Ketua Pengurus KKMP Sampangan Kuncar Asrianto, mengonfirmasi bahwa seluruh inventaris dan stok barang di gedung lama telah dipindahkan sejak Rabu, 19 Agustus 2026 lalu. Kunci bangunan operasional tersebut juga telah diserahkan kembali kepada pihak TNI.
Untuk memastikan pelayanan kepada warga tidak terputus, barang dagangan berupa sembako disimpankan sementara di area Kelurahan Sampangan, sedangkan komoditas khusus seperti tabung gas dialihkan ke lokasi usaha milik anggota yang lebih memadai.
Saat ini, Kota Semarang telah memiliki 177 KKMP berbadan hukum di setiap kelurahan. KKMP Sampangan menjadi salah satu percontohan yang sudah memiliki bangunan operasional, sementara sembilan lokasi lainnya di Kota Semarang masih dalam tahap pembangunan fisik.


















