- Dinsos siagakan 260 PSM untuk melakukan pembaruan data desil di 177 kelurahan di Kota Semarang
- Ada 39 variabel untuk menentukan desil warga
MATASEMARANG.COM – Dinas Sosial Kota Semarang memastikan akurasi data kemiskinan yang ada di lapangan dengan menerjunkan ratusan petugas verifikasi yang tersebar di seluruh wilayah kelurahan.
Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Agus Djunaedi mengatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan 260 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang bertugas di 177 kelurahan se-Kota Semarang.
PSM melakukan proses uji petik dan proses pembaruan data yang dilakukan secara verbal dan teknis menggunakan indikator terukur.
“Jumlah PSM bervariasi di tiap kelurahan, tergantung padatnya jumlah penduduk. Ada kelurahan yang diampu satu petugas, dua, bahkan tiga orang PSM,” kata Agus, Rabu 19 Agustus 2026.
Dalam menjalankan tugas verifikasi data warga yang diusulkan berubah desil, petugas PSM tidak bekerja sendiri. Mereka didampingi oleh perangkat kelurahan, pengurus RT/RW setempat, serta unsur TNI-Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Agus menjelaskan, tim lapangan tidak sekadar mendata, melainkan mengevaluasi kondisi riil warga berdasarkan 39 variabel kriteria kemiskinan yang telah ditetapkan secara formal.
“Usulan dari RT/RW akan diverifikasi ulang secara verbal oleh PSM dan tim pendamping. Dasarnya adalah 39 variabel kriteria tersebut. Dari situ akan kelihatan apakah warga bersangkutan memang memenuhi kriteria atau ada kesalahan penetapan desil sebelumnya,” ujarnya.
Dengan adanya mekanisme pendataan ini, Dinsos Kota Semarang mencatat selalu ada dinamika pergerakan data setiap bulannya, di mana ratusan warga mengalami penyesuaian status desil.


















