Selain itu, pengembangan kawasan cabai seluas 300 hektare dilakukan di berbagai kabupaten/kota, agar panen jatuh pada bulan-bulan defisit (Oktober hingga Desember).
Menurutnya, fluktuasi harga lebih banyak dipicu gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem seperti hujan dan banjir, bukan karena stok atau produksi.


















