Pihaknya berharap, masyarakat semakin sadar pentingnya perencanaan keluarga bukan hanya untuk mengatur jumlah anak, tetapi juga untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
“Dengan KB yang terencana, kita bisa menjaga kesehatan ibu, anak, dan tentu menekan risiko stunting di Kota Semarang,” harapnya.

















