Masih Ada 3.000an Anak Stunting di Semarang, Dinkes Jalankan 2 Strategi Penanganan

“Balita yang bermasalah gizi kita lakukan skrining TBC. Jika ditemukan kasus TBC, langsung kita obati sampai tuntas. Langkah ini sangat krusial agar penurunan angka stunting di Semarang tidak stagnan, tetapi bisa bergerak progresif,” jelasnya.

Sementara untuk kelompok masyarakat yang tergolong berisiko, Hakam menyebut intervensi difokuskan pada upaya pencegahan dini yang dikelola oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Daldalduk) Kota Semarang bersama pemangku wilayah.

Guna memastikan seluruh program berjalan komprehensif, Dinkes Kota Semarang melakukan evaluasi kehadiran dan tingkat kelulusan peserta daycare maupun posyandu secara rutin setiap minggu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Wali Kota Semarang Pastikan Penanganan Berkelanjutan Banjir Rob di Kawasan Pesisir

“Data kehadiran posyandu setiap minggu kita laporkan langsung di grup pemantauan bersama jajaran pimpinan daerah, camat, hingga lurah. Dengan begitu, perkembangan di tiap kelurahan dapat terus terpantau dan penanganannya bisa dilakukan secara cepat serta tepat sasaran,” tandasnya.

Pos terkait