Mengapa Makan Mi Instan Cukup Sebulan Sekali? Begini Penjelasannya

Diah menjelaskan mi instan rebus pada umumnya memiliki kandungan natrium lebih tinggi daripada yang digoreng yakni di atas 1.000 miligram dalam satu bungkusnya. Kadar ini sudah memenuhi hampir 75 persen kebutuhan natrium harian seseorang sehingga masyarakat perlu bijak dalam mengonsumsi mi instan kuah.

“Jika kita ada hipertensi atau sensitif terhadap natrium maka tidaklah tepat mengonsumsi mi instan ini karena jatah natriumnya akan habis hanya dengan konsumsi satu bungkus mi kuah instan. Kebutuhan natrium seseorang dengan hipertensi maksimal adalah 1.200 miligram, di mi kuah instan antara 1000-1100 milligram per saji,” jelasnya.

BACA JUGA  Padi Reborn Tandai 28 Tahun Berkarya dengan Rilis "Ego"

Diah mengatakan, sebaiknya mi instan tidak dikonsumsi berlebihan selama musim hujan tanpa diimbangi dengan makanan sehat lainnya. Masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan akibat konsumsi mi instan yang berlebihan di antaranya masalah penyakit degeneratif seperti kerusakan pada pembuluh darah, hipertensi yang dapat berujung pada gangguan fungsi ginjal, serta gangguan fungsi saluran cerna seperti iritasi lambung, dan usus.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Ekstrak Daun Pegagan Efektif Lindungi Fungsi Hati pada Pengobatan TB

Pada remaja juga bisa ditemukan hemoroid atau ambeien, sampai kanker usus karena riwayat makanan mi instan di setiap minggunya. Selain itu masalah obesitas juga dapat muncul jika mi instan dikonsumsi secara berlebihan. [Ant]

Pos terkait