Mengungkap Dominasi China dalam Industri Mobil Listrik Global

Industri Mobil Listrik China.(ant)
Industri Mobil Listrik China.(ant)

Changan Automobile adalah produsen NEV dari kota metropolitan Chongqing yang mengoperasikan 34 pabrik di dalam dan luar negeri.

Changan memiliki merek-merek sendiri yaitu Changan Uni, Changan Nevo, Changan LCV, Deepal dan Avatr sekaligus juga memiliki “joint-venture” dengan produsen luar untuk memproduksi Changan Ford, Changan Mazda dan Jiangling Motors.

Pada 2024, Changan Automobile mencatatkan total penjualan kendaraan sebanyak 2,683 juta unit, yang di antaranya adalah kendaraan energi baru (NEV) sebanyak 734.615 unit. Dari jumlah tersebut 536.196 adalah penjualan di luar negeri.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Kisah Korban "Pengantin Pesanan" di China yang Dipulangkan ke Jabar

“Tugas utama kami di sini adalah memproduksi merek independen Chang’an di China,” kata Direktur Hubungan Masyarakat Changan Automobile Qu Xiaotian pada akhir Mei 2025 di salah satu pabrik Changan di Chongqing.

Pabrik yang menghasilkan merek mobil Avatr tersebut dioperasikan oleh robot maupun manusia dan dapat menghasilkan 50 mobil per jam.

Changan, menurut Qu, menerapkan tiga strategi utama yaitu “Shangri-La Mission”, “Dubhe 2.0 Plan”, dan “Vast Ocean Plan” untuk menerapkan jalur produksi yang canggih, cerdas dan ramah lingkungan.

BACA JUGA  AS Minta Jepang dan Australia Jadi Sekutu Jika Konflik dengan China

“Shangri-La Mission” artinya Changan mengembangkan baterai “solid-state Golden Shield” dan rangkaian lengkap produk energi baru, termasuk “powertrain” BlueCore 3.0 dan Plug-in Range-Extended Vehicle (PREV) pertama di industri, yang menggabungkan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Range-Extended Vehicle (REV).

Sedangkan “Dubhe 2.0 Plan” adalah pengembangan sistem cerdas canggih seperti Intelligent TS Drive, Intelligent TY Cockpit, dan Intelligent TH Chassis di bidang kecerdasan buangan. Sementara “Vast Ocean Plan” adalah produksi mobil ramah lingkungan dan rendah karbon

Pos terkait