Mengungkap Dominasi China dalam Industri Mobil Listrik Global

Industri Mobil Listrik China.(ant)
Industri Mobil Listrik China.(ant)

Pendekatan insentif tersebut pun terbukti mendorong konsumsi. Menurut Badan Energi Internasional (IEA) China mempertahankan posisinya sebagai negara yang paling banyak menjual mobil listrik dengan angka penjualan mencapai 11 juta mobil listrik dari total lebih dari 17 juta unit yang terjual secara global pada 2024.

Artinya, 1 dari 10 mobil di jalan-jalan di Tiongkok bertenaga listrik.

Terlebih mobil listrik dijual di China dengan harga setara 34.400 dolar AS, jauh lebih rendah dibanding harga jual rata-rata di AS sebesar 55.242 dolar AS.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Trump Bilang Bakal Caplok Kuba, Hanya Butuh Waktu Sekejap

Produsen mobil China memiliki keunggulan biaya yang signifikan karena tarif tenaga kerja yang lebih rendah, peningkatan skala produksi, subsidi pemerintah yang besar dan biaya pembuatan baterai yang lebih murah.

IEA memperkirakan bahwa 90 persen grafit dan 77 persen tanah jarang olahan sebagai elemen utama dalam produksi kendaraan listrik dan baterai akan berasal dari China pada 2030 sementara Amerika Serikat saat ini mengimpor 100 persen grafitnya, dengan sepertiga dari pasokan tersebut bersumber dari China.

BACA JUGA  Kisah Korban "Pengantin Pesanan" di China yang Dipulangkan ke Jabar

Merek NEV China juga semakin menarik karena kekuatan gaya eksterior dan interior; komponen yang meningkatkan pengalaman pengguna; dan teknologi canggih, termasuk fitur keselamatan dan kendaraan yang terhubung.

Sementara merek-merek Eropa sering kali berfokus pada fitur-fitur yang tidak dapat langsung dilihat pembeli seperti audio, sudut pandang maupun getaran – mobil listrik asal China berfokus untuk menarik kelima indra pengemudi.

Namun seperti apa pabrik mobil-mobil listrik di China?

Pabrik Changan Automobile

Pos terkait